DEFINISI WEB SCIENCE
DEFINISI
WEB SCIENCE
Web science berasal dari 2 kata yaitu WEB dan Science Web atau Website
merupakan suatu halaman informasi yang disediakan melalui jalur Internet,
sehingga web dapat diakses di mana saja selama web tersebut terhubung atau
terkoneksi dengan jaringan internet.sementara Science atau sains sangat
erat hubungannya denga Ilmu Pengetahuan, banyak yang mendefinisikan bahwa sains
itu sama dengan Ilmu Pengetahuan.jadi yang dimaksud dengan Web Science
adalah ilmu yang mempelajari tentang efisiensi atau pemanfaatan dari sebuah
web, agar dapat dirasakan manfaat dan kegunaannya pada kehidupan sehari-hari.
Sejarah web
Penemu situs web adalah Sir
Timothy John Tim Berners-Lee, sedangkan situs web yang tersambung dengan
jaringan pertamakali muncul pada tahun 1991. Maksud dari Tim ketika merancang
situs web adalah untuk memudahkan tukar menukar dan memperbarui informasi pada
sesama peneliti di tempat ia bekerja. Lalu di bangunlah “Pre Web” dan dibagi
lagi menjadi 6 bagian yaitu :
v The
Memex (Memory Index)
v Internet
v Usenet
v FTP(File
Transfer Protocol)
v Gopher
Lalu terdapat Teknologi Web Versi 1.0, Web Versi 2.0, Web Versi 3.0
Web merupakan suatu ruang informasi di mana sumber- sumber daya yang berguna
diidentifikasi oleh pengenal global yang disebut Uniform Resource Identifier
(URL). Web itu sendiri terbagi menjadi bermacam- macam versi mulai dari web 1.0
, web 2.0 , dan web 3.0 dimana dari versi- versi tersebut memiliki keunggulan
dan kelemahannya.
Web 1.0
Merupakan teknologi Web generasi pertama yang merupakan revolusi baru di dunia
Internet karena telah mengubah cara kerja dunia industri dan media. Secara umum
dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit
interaktif. Berbagai Website seperti situs berita “cnn.com” atau situs belanja
“Bhinneka.com” dapat dikategorikan ke dalam jenis ini. Web 1.0 dikembangkan
untuk pengaksesan informasi. Secara garis besar , sifat Web 1.0 adalah Read.
Web 1.0 – merupakan web statis karena hanya berisi informasi , dan tidak
interaktif (tidak bias dicomentari, diupdate, dll).
Web 2.0
Istilah Web 2.0 pertama kalinya diperkenalkan oleh O’Reilly Media pada tahun
2004 sebagai teknologi Web generasi kedua yang mengedepankan kolaborasi dan
sharing informasi secara online. Menurut Tim O’Reilly , Web 2.0 dapat
didefinisikan sebagai berikut : “Web 2.0 adalah revolusi bisnis di industri
komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform , dan
merupakan suatu percobaan untuk memahami berbagai aturan untuk mencapai
keberhasilan pada platform baru tersebut. Sifat Web 2.0 adalah Read-Write. Pada
era ini lebih membutuhkan orang untuk saling berbagi ilmu , pengalaman , atau
lainnya , sehingga terbentuk komunitas online besar yang menghapuskan
sifat-sifat individu. Sudah dinamis , karena interaktif. Salah satu aturan
terutama adalah : Membangun aplikasi yang mengeksploitasi efek jaringan untuk
mendapatkan lebih banyak lagi pengguna aplikasi tersebut”. Berbagai layanan
berbasis web seperti jejaring sosial , wiki dan folksonomies (misalnya:
“flickr.com”, “del.icio.us”) merupakan teknologi Web 2.0 yang menambah
interaktifitas di antara para pengguna Web.
Pada umumnya, Website yang dibangun dengan menggunakan teknologi Web 2.0
memiliki fitur-fitur sebagai berikut :
CSS (Cascading Style Sheets)
Aplikasi Rich Internet atau berbasis Ajax
Markup XHTML
Sindikasi dan agregasi data menggunakan RSS/Atom
URL yang valid
Folksonomies
Aplikasi wiki pada sebagian atau seluruh Website
XML Web-Service API
Web 3.0 / Semantic Web
Saat ini, definisi untuk Web 3.0 sangat beragam mulai dari pengaksesan
broadband secara mobile sampai kepada layanan Web berisikan perangkat lunak
bersifat on-demand. Namun , menurut John Markoff , Web 3.0 adalah sekumpulan
teknologi yang menawarkan cara baru yang efisien dalam membantu komputer
mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online. Berdasarkan definisi
yang dikemukakan tersebut , maka pada dasarnya Semantic Web memiliki tujuan
yang sama karena Semantic Web memiliki isi Web yang tidak dapat hanya
diekpresikan di dalam bahasa alami yang dimengerti manusia , tetapi juga di
dalam bentuk yang dapat dimengerti , diinterpretasi dan digunakan oleh
perangkat lunak (software agents). Melalui Semantic Web inilah , berbagai
perangkat lunak akan mampu mencari, membagi, dan mengintegrasikan informasi
dengan cara yang lebih mudah.
Pembuatan Semantic Web dimungkinkan dengan adanya sekumpulan standar yang
dikoordinasi oleh World Wide Web Consortium (W3C). Standar yang paling penting
dalam membangun Semantic Web adalah XML , XML Schema , RDF , OWL , dan SPARQL.
Referensi ciri khas dari web 3.0 :
Transformation dari tmp penyimpanan yang bersifat terpisah pisah menjadi satu.
Ubiquitous Connectivity , memungkinkan info diakses di berbagai media.
Network Computing , software-as-a-service business models, web services
interoperability, distributed computing, grid computing and cloud computing.
Open Technologies , sebagian besar semuanya berjalan dalam platform open source
/ free.
Open Identity , OpenID , seluruh info adalah bebas dan sebebas - bebasnya.
The Intelligent Web, Semantic Web technologies such as RDF , OWL , SWRL ,
SPARQL , GRDDL , semantic application platforms , dan statement- based
datastores.
Distributed Databases , database terdistribusi dalam WWD (World Wide Database).
Intelligent Applications.
Pertumbuhan
Sosial dan Ekonomi
pertumbuhan sosial amat sangat
pesat,terutama di indonesia,terlihat dari banyaknnya orang indonesia yang
memiliki akun media sosial untuk dapat berkomunikasi dengan individu lain
atau kelompok.
pertumbuhan ekonomi juga melaju
dengan sangat pesat bisa dilihat dari banyaknnya pembelian barang elektronik
untuk berbagai macam hal yang dapat membantu manusia.
hal itu semua tidak terlepas dari
dampak globalisasi,dan tinggal bagaimana cara kita memanfaatkan dengan baik
teknologi ini.
Web Science dan Metodologi Web Science
Web Science juga berarti
cara-cara atau metode-metode yang digunakan dalam membuat website yang baik
atau dengan kata lain bias di bilang Web Science adalah ilmu pengetahuan yang
sudah dilakukan penelitian dari Web yang muncul melalui desentralisasi sistem
Informasi. Dalam hal ini membutuhkan pemahaman akan Web dan juga fokus pada
pengembangan terhadap kebutuhan komunikasi dan representasi. Sangat disadari
bahwa World Wide Web atau yang sering disingkat (www) adalah teknologi yang
baru berusia beberapa tahun. Asal-usul dari Web science dapat ditemukan dalam
Penelitian Ilmu Web Science Research Initiative (WSRI) yang didirikan pada
tahun 2006 yang kemudian mengubah namanya pada tahun 2009 menjadi Web Science
Trust.
Proses dari web science sendiri terdapat beberapa tahapan, seperti yang
dipaparkan didalam presentasi Tim Berners-Lee, berawal dari isu yang beredar
atau masalah yang timbul di kalangan masyarakat sehingga dapat memunculkan
berbagai ide manusia yang tentunya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat
social. Ide yang didapat kemudian dapat direalisasikan dalam bentuk teknologi
yang kita ciptakan atau dengan mengembangkan teknologi yang sudah ada
sebelumnya.
Setelah ide terealisasi, tentunya teknologi tersebut akan menimbulkat dampak
atau efek mikro dan makro yang pada akhirnya akan membawa kita pada isu atau
masalah baru. Dalam presentasinya, Tim Berners-Lee memberikan beberapa contoh
yaitu proses terciptanya email dan blog.
Misalnya pada proses terciptanya sebuah email, berawal dari kebutuhan seseorang
untuk berkomunikasi lebih lagi(Issues), dan dengan melihat kebutuhan serta
keadaan yang ada dimana manusia memiliki masalah dengan jarak dan waktu untuk
berkomunikasi, maka muncullah ide untuk membuat sebuah pesan yang dapat dikirim
melalui internet (Idea), setelah itu dengan mengembangkan teknologi yang ada,
terciptalah email yang menimbulkan dampak makro berupa interconnected academia
yang menyebabkan timbulnya masalah atau issues baru.
Metodologi
Web Science
Web Science merupakan kajian sains dari Web. Ketika Web telah bergerak ke ranah
ilmu, maka pertanyaan mendasar adalah bagaimana keilmuan ini melakukan
metodologi. Bagaimana peneliti atau engineer melakukan pendekatan terhadap Web
untuk pemahaman dan relasinya dengan domain sosial secara luas dan inovasi apa
yang dapat dilakukan.
Berbagai penelitian yang berlangsung saat ini melakukan pengembangan pada
metodologi pemetaan (mapping) dan graph pada struktur Web dengan sampling
sebagai kunci utamanya [Leung, 2001]. Sebagai contoh laporan riset [Fetterly,
2004] menyatakan bahwa 27% dari web di Jerman (.de) melakukan perubahan setiap
minggu. Model lain adalah metodologi model analisis yang mengkombinasikan data
empiris yang digunakan untuk melakukan determinasi probabilitas. Metodologi
pada Web Science akan dipengaruhi oleh perekayasaan yang berlatar belakang
industri maupun peneliti akademisi.
Arsitektur Web dan Aplikasi Utama
Arsitektur Website adalah suatu
pendekatan terhadap desain dan perencanaan situs yang, seperti arsitektur itu
sendiri, melibatkan teknis, kriteria estetis dan fungsional. Seperti dalam
arsitektur tradisional, fokusnya adalah benar pada pengguna dan kebutuhan
pengguna. Hal ini memerlukan perhatian khusus pada konten web, rencana bisnis,
kegunaan, desain interaksi, informasi dan desain arsitektur web. Untuk optimasi
mesin pencari yang efektif perlu memiliki apresiasi tentang bagaimana sebuah
situs Web terkait dengan World Wide Web.
Aplikasi Utama dalam web :
HTTP, HTML, Web Server, Brwoser,
Internet Transaction Server
User generated content, Blog,
Wikis, Social Network, Folksonomies
Semantic Web Summary : XML, RDF,
DWF, Microdata
Web Security
HTTP
Hypertext Transfer Protocol
(HTTP) adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk
sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia.
Penggunaannya banyak pada pengambilan sumber daya yang saling terhubung dengan
tautan, yang disebut dengan dokumen hiperteks, yang kemudian membentuk World
Wide Web pada tahun 1990 oleh fisikawan Inggris, Tim Berners-Lee. Hingga kini,
ada dua versi mayor dari protokol HTTP, yakni HTTP/1.0 yang menggunakan koneksi
terpisah untuk setiap dokumen, dan HTTP/1.1 yang dapat menggunakan koneksi yang
sama untuk melakukan transaksi. Dengan demikian, HTTP/1.1 bisa lebih cepat
karena memang tidak usah membuang waktu untuk pembuatan koneksi berulang-ulang.
HTTP adalah sebuah protokol
meminta/menjawab antara klien dan server. Sebuah klien HTTP (seperti web
browser atau robot dan lain sebagainya), biasanya memulai permintaan dengan
membuat hubungan ke port tertentu di sebuah server Webhosting tertentu
(biasanya port 80). Klien yang mengirimkan permintaan HTTP juga dikenal dengan
user agent. Server yang meresponsnya, yang menyimpan sumber daya seperti berkas
HTML dan gambar, dikenal juga sebagai origin server. Di antara user agent dan
juga origin server, bisa saja ada penghubung, seperti halnya proxy, gateway,
dan juga tunnel.
HTML
HyperText Markup Language (HTML)
adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web,
menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah Penjelajah web Internet dan
formating hypertext sederhana yang ditulis kedalam berkas format ASCII agar
dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegerasi. Dengan kata lain, berkas
yang dibuat dalam perangkat lunak pengolah kata dan disimpan kedalam format
ASCII normal sehingga menjadi home page dengan perintah-perintah HTML. Bermula
dari sebuah bahasa yang sebelumnya banyak digunakan di dunia penerbitan dan percetakan
yang disebut dengan SGML (Standard Generalized Markup Language), HTML adalah
sebuah standar yang digunakan secara luas untuk menampilkan halaman web. HTML
saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan
penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C). HTML dibuat oleh kolaborasi
Caillau TIM dengan Berners-lee robert ketika mereka bekerja di CERN pada tahun
1989 (CERN adalah lembaga penelitian fisika energi tinggi di Jenewa).
Tahun 1980, IBM memikirkan
pembuatan suatu dokumen yang akan mengenali setiap elemen dari dokumen dengan
suatu tanda tertentu. IBM kemudian mengembangkan suatu jenis bahasa yang
menggabungkan teks dengan perintah-perintah pemformatan dokumen. Bahasa ini
dinamakan Markup Langiage, sebuah bahasa yang menggunakan tanda-tanda sebagai
basisnya. IBM menamakan sistemnya ini sebagai Generalized Markup Language atau
GML.
Tahun 1986, ISO menyatakan bahwa
IBM memiliki suatu konsep tentang dokumen yang sangat baik, dan kemudian
mengeluarkan suatu publikasi ( ISO 8879 ) yang menyatakan markup language
sebagai standar untuk pembuatan dokumen-dokumen. ISO membuat bahasa ini dari
GML milik IBM, tetapi memberinya nama lain, yaitu SGML ( Standard Generalized
Markup Language ).
ISO dalam publikasinya meyakini
bahwa SGML akan sangat berguna untuk pemrosesan informasi teks dan
sistem-sistem perkantoran. Tetapi diluar perkiraan ISO, SGML dan terutama
subset dari SGML, yaitu HTML juga berguna untuk menjelajahi internet. Khususnya
bagi mereka yang menggunakan World Wide Web. Versi terakhir dari HTML adalah
HTML 4.01, meskipun saat ini telah berkembang XHTML yang merupakan pengembangan
dari HTML.
Web Server
Web server merupakan software
yang memberikan layanan data yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS
dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya
dalam bentuk halaman - halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML
Macam - macam Web Server
diantanya:
Apache Web Server - The HTTP Web
Server
Apache Tomcat
Microsoft windows Server 2003
Internet Information Services (IIS)
Lighttpd
Sun Java System Web Server
Xitami Web Server
Zeus Web Server
Namun web yang terkenal dan yang
sering digunakan adalah Apache dan Microsoft Internet Information
Service
(IIS).
Browser
Browser adalah sebuah aplikasi
perangkat lunak yang digunakan untuk menampilkan halaman Web. Microsoft
Internet Explorer, Netscape Navigator, Mozilla adalah contohnya.
Pendeknya untuk Web browser,
merupakan aplikasi perangkat lunak digunakan untuk menemukan, mengambil dan
juga menampilkan konten di World Wide Web, termasuk halaman Web, gambar, video
dan file lainnya. Sebagai model klien / server, browser ini jangka klien pada
komputer yang kontak server Web dan permintaan informasi. Web server
mengirimkan informasi kembali ke browser Web yang menampilkan hasilnya pada
komputer atau internet perangkat yang mendukung browser.
Browser saat ini adalah suite
perangkat lunak yang berfungsi secara penuh yang dapat menafsirkan dan
menampilkan halaman Web HTML, aplikasi, JavaScript, AJAX dan konten lainnya
dijalankan pada server Web. Banyak browser menawarkan plug-in yang memperpanjang
kemampuan browser sehingga dapat menampilkan informasi multimedia (termasuk
suara dan video), atau browser dapat digunakan untuk melakukan tugas-tugas
seperti konferensi video, untuk merancang halaman web atau menambahkan
anti-phishing filter dan lain fitur keamanan untuk browser.
Dua browser paling populer adalah
Microsoft Internet Explorer dan Firefox. Browser utama lainnya termasuk
termasuk Google Chrome, Apple Safari dan Opera. Sementara sebagian besar biasa
digunakan untuk mengakses informasi di web, browser juga dapat digunakan untuk
mengakses informasi host di web server dalam jaringan pribadi.
Internet Transaction Server
Dikembangkan oleh SAP, Internet
Transaksi Server (ITS) adalah sebuah aplikasi sistem yang menandai upaya
pertama oleh perusahaan untuk memperluas aplikasi bisnis ke Internet melalui
browser Web. Hal ini dilakukan dengan pemrograman ITS untuk mengubah layar
dalam perangkat lunak SAP ke dalam HTML, sehingga memungkinkan internet
berbasis teknologi untuk berinteraksi dengan program perangkat lunak SAP.
Digunakan sebagai komponen middleware, ITS memungkinkan sejumlah program SAP
dalam kelompok / 3 R untuk mengakses Web. Karena sejumlah end-klien semakin
mengandalkan komputasi jarak jauh, ITS dikembangkan untuk membantu para
pelanggan memenuhi kebutuhan mereka. Dirancang untuk menghubungkan SAP dengan
komunitas global melalui Internet, program ini telah berkembang secara efisien
meneruskan software SAP ke Internet.
Internet Server Transaksi memiliki kemampuan untuk menangani berbagai macam
teknologi Web untuk mengakses aplikasi SAP. Menggunakan SAP GUI antarmuka, baik
Transaksi Web dan SAP GUI untuk HTML adalah dua pilihan tersebut. Memanfaatkan
RFC Protocol, Web Reporting, WebRFC dan Logika Arus ITS tiga opsi lain. Internet
Aplikasi Komponen merupakan pilihan juga yang menggunakan tata letak berbasis
template. Sementara teknologi masing-masing menggunakan pendekatan yang
berbeda, ITS mampu berkomunikasi dengan teknologi masing-masing dan mentransfer
informasi yang dihasilkan ke sebuah browser Web melalui ITS dan server Web.
User Generated Content
User-generated Content atau
disingkat UGC, dikenal juga dengan istilah consumer-generated media (CGM) atau
user-created content (UCC) adalah merujuk pada berbagai tipe konten media,
tersedia untuk umum, yang diproduksi oleh end-user. Kemajuan teknologi web
memungkinkan konten website tidak lagi dimonopoli oleh pengelola, melainkan
dapat dibuat oleh para penggunanya. UGC merupakan salah satu ciri dominan Web
2.0. MediaWiki adalah salah satu contoh aplikasi web yang menyediakan fitur
UGC.
Blog
Blog merupakan singkatan dari web
log adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat
sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali
dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang
lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya
dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari
si pengguna blog tersebut.
Wiki
Wiki adalah sebuah situs web
(atau koleksi dokumen hiperteks lainnya) yang memperbolehkan penggunanya
menambah atau mengubah isi situs tersebut. Istilah ini juga dapat merujuk
kepada software kolaboratif yang digunakan untuk menciptakan situs web semacam
itu.
Social Network
Social Networking adalah kegiatan
menjalin hubungan dengan orang lain melalui social media sites / situs jejaring
sosial yang ada di internet. Bisa diakses di mana saja, kapan saja dan oleh
siapa saja. Dan tidak jarang juga, orang-orang yang “maenan” situs semacam ini
dibilang melakukan kegiatan yang ngga mutu. Padahal status update pun memiliki
potensi dengan dampak yang luas. Sayangnya, terlalu sering sebuah buku dinilai
hanya dari sampulnya.
Folksonomies
Folksonomy adalah sebuah metode
untuk menciptakan dan mengatur tag yangmenjelaskan dan mengategorikan content.
Tag tersebut umumnya merupakanhyperlink yang akan mengarahkan Anda pada
sekumpulan item yangberhubungan dengan tag tersebut. Bentuk tag tidak selalu
harus berupa teks,tetapi dapat juga berupa image. Sekumpulan tag yang saling
terkait denganpersamaan bentuk sering juga disebut tag cloud, umunya tag cloud
memiliki 30 hingga 150 tag.
Semantic Web Summary
Pengertian Web Semantik (Semantic
Web) atau definisi Web Semantik adalah pengembangan dari World Wide Web di mana
makna semantik dari informasi di web didefinisikan, sehingga memungkinkan mesin
untuk memprosesnya. Web Semantik berasal dari World Wide Web Konsorsium dari
Web sebagai media universal data, informasi, dan pertukaran pengetahuan.
Web Semantik terdiri dari
seperangkat prinsip-prinsip desain, kelompok kerja kolaboratif, dan berbagai
teknologi. Beberapa elemen dari Web Semantik yang dinyatakan sebagai calon masa
depan dan unsur-unsur lain dari Web Semantik disajikan dalam spesifikasi formal
dimaksudkan untuk memberikan deskripsi formal konsep, istilah, dan hubungan
dalam satu domain tertentu.
Istilah Web Semantik itu sendiri
diperkenalkan oleh Tim Berners-Lee, penemu World Wide Web. Sekarang, prinsip
web semantik disebut-sebut akan muncul pada Web 3.0, generasi ketiga dari World
Wide Web. Bahkan Web 3.0 itu sendiri sering disamakan dengan Web Semantik. Web
Semantik menggunakan XML, XMLS (XML Schema), RDF, RDFS (Resources Description
Framework Schema) dan OWL.
XML
XML (eXtensible Markup Language)
dikembangkan mulai tahun 1996 dan mendapatkan pengakuan dari W3C pada bulan
Februari 1998. Teknologi yang digunakan pada XML sebenarnya bukan teknologi
baru, tapi merupakan turunan dari SGML yang telah dikembangkan pada awal 80-an
dan telah banyak digunakan pada dokumentasi teknis bebagai proyek berskala
besar. XML adalah bahasa markup untuk keperluan umum yang disarankan oleh W3C
untuk membuat dokumen markup untuk pertukaran data antar sistem yang beraneka
ragam. XML merupakan kelanjutan dari HTML (HyperText Markup Language) yang
merupakan bahasa standar untuk melacak Internet.
Seperti halnya HTML, XML juga
menggunakan elemen yang ditandai dengan tag pembuka (diawali dengan „<‟ dan
diakhiri dengan „>‟), tag penutup (diawali dengan „</ „diakhiri „>‟)
dan atribut elemen (parameter yang dinyatakan dalam tag pembuka misal <form
name=”isidata”>). Hanya bedanya, HTML medefinisikan dari awal tag dan
atribut yang dipakai didalamnya, sedangkan pada XML, tag dan atribut dapat
digunakan sesuka hati.
XML bukanlah merupakan pengganti
HTML. Masing-masing dikembangkan untuk tujuan yang berbeda. Kalau HTML
digunakan untuk menampilkan informasi dan berfokus pada bagaimana informasi
terlihat, XML mendeskripsikan susunan informasi dan berfokus pada informasi itu
sendiri. XML lebih dibutuhkan untuk menyusun dan menyajikan informasi dengan
format yang tidak mengandung format standard layaknya heading, paragraf, tabel
dan lain sebagainya.
Sama dengan HTML, file XML
berbentuk teks sehingga bisa dibaca tanpa memerlukan bantuan software khusus.
Hal ini memudahkan pengembang aplikasi yang menggunakan XML untuk men-debug
programnya. XML lebih fleksibel dibanding HTML dalam hal kemampuannya menyimpan
informasi dan data. Pada XML data dapat disimpan baik dalam atribut maupun
sebagai isi elemen yang diletakkan diantara tag pembuka dan tag penutup.
Kelebihan lain yang dimiliki XML
adalah bahwa informasi bisa di pertukarkan dari satu sistem ke sistem lain yang
berbeda platform. Misalnya dari Windows ke Unix, atau dari PC ke Machintosh
bahkan dari internet ke ponsel dengan teknologi WAP.
RDF
Salah satu tulang punggung Web
3.0 adalah format dan spesifikasi yang memungkinkan komunikasi dan interaksi
pada level mesin, W3C mendefinisikan format metadata yang dikenal dengan RDF
(Resource Description Format). RDF terdiri dari tiga komposisi, meliputi
subject, predicate, dan object. Predicate merupakan komposisi yang menerangkan
sudut pandang dari subject yang dijelaskan object, sementara subject dan object
merupakan entitas. Object di dalam RDF dapat menjadi subject yang diterangkan
oleh object yang lainnya. Dengan inilah object dapat berupa masukan yang dapat
diterangkan secara jelas dan detail, sesuai dengan keinginan pengguna yang
memberikan masukan.
Cara kerja RDF dapat diterangkan
dengan satu contoh sederhana berikut, untuk mendefinisikan “daun memiliki warna
hijau”, maka “daun” direpresentasikan sebagai subject, “hijau” merupakan
object, dan “memiliki warna” adalah predicate. Dengan menggunakan RDF, website
dapat menyimpan dan melakukan pertukaran informasi antar-web. RDF telah
digunakan pada aplikasi-aplikasi, antara lain:
RSS (RDF Site Summary). RSS
memberikan informasi update sebuah website tanpa pengunjung perlu mengunjungi
website tersebut.
FOAF (Friend of a Friend).
Didesain untuk mendeskripsikan orang-orang, ketertarikan dan hubungan mereka.
SIOC (Semantically-Interlinked
Online Communities). Menerangkan komunitas online dan menciptakan koneksi
antara diskusi berbasis Internet seperti message board, blog, maupun mailing
list.
DWF
Desain Web Format (DWF)
adalah format file yang dikembangkan oleh Autodesk untuk distribusi yang
efisien dan komunikasi data desain kaya kepada siapapun yang membutuhkan untuk
melihat, meninjau, atau desain file cetak. Karena file DWF sangat dikompresi , mereka
lebih kecil dan lebih cepat untuk mengirimkan dari file desain, tanpa overhead
yang terkait dengan kompleks CAD gambar (atau manajemen link eksternal dan
dependensi). Dengan fungsi DWF, penerbit data desain dapat membatasi data
desain yang spesifik dan gaya plot hanya apa yang ingin mereka penerima untuk
melihat dan dapat mempublikasikan multisheet menggambar set dari beberapa
AutoCAD gambar dalam sebuah file DWF tunggal. Mereka juga dapat mempublikasikan
aplikasi model 3D dari Autodesk yang paling desain.
File DWF bukan merupakan
pengganti format CAD asli seperti gambar AutoCAD ( dwg ). Tujuan utama DWF
adalah untuk memungkinkan perancang, insinyur, manajer proyek, dan rekan-rekan
mereka untuk mengkomunikasikan informasi desain dan konten desain untuk siapa
pun yang membutuhkan untuk melihat, meninjau, atau informasi mencetak desain -
tanpa ini anggota tim perlu mengetahui AutoCAD atau software desain lainnya .
Inti dari DWF ada pada tiga
komponen:
C++ libraries for developers C +
+ perpustakaan untuk pengembang
AutoCAD penampil untuk anggota
tim proyek yang ingin melihat data desain tanpa mengetahui AutoCAD
Seorang penulis yang memungkinkan
setiap orang untuk membuat file DWF dari aplikasi apapun
Microdata
Microdata merupakan perkembangan
bahasa markup yang masih termasuk kedalam machine-readable metadata (mesin
pembaca metadata) untuk menguraikan konten web. Tag HTML, Microdata dan
Microformat adalah bahasa markup unik yang saling melengkapi satu sama lain dan
ketiganya sangat membantu mesin pencari dalam merayapi halaman-halaman web.
Diantara ketiganya, microdata merupakan perkembangan bahasa markup terbaru yang
keberadaannya memberikan persaingan selaras terhadap microformat yang
menggunakan standar RDFa. Dalam penggunaannya, sebenarnya para webmaster bebas
untuk menentukan format markup-nya, boleh menggunakan microformat saja,
microdata saja atau menggunakan keduanya. Namun webmaster terutama Google
menyarankan penggunaan kedua format tersebut.
Microdata adalah bagian dari
spesifikasi HTML5. Namun juga tergantung pada perubahan kosakata dan atribut
baru dalam penerapan metadata. Dan itu tidak dibatasi untuk setiap jenis
tertentu dari konten web, untuk dapat menjelaskan konten unik yang tidak mampu
ditangani oleh Microformat. Selanjutnya, microdata dapat menggunakan notasi
DOM, yang dapat membuat parsing metadata lebih mudah.
Ada dua standar kosakata
microdata yang digunakan saat ini yaitu kosakata dari data-vocabulary.org dan
kosakata dari schema.org. Namun dari keduanya, beberapa webmaster terutama
Google menyarankan penggunaan kosakata dari schema.org, dengan alasan kosakata
schema.org lebih banyak dan lebih fleksibel dari pada kosakata data-vocabulary.
Walau contoh yang diberikan oleh Google masih menggunakan data-vocabulary namun
disarankan pada webmaster untuk menggunakan Schema yang lebih banyak
kosakatanya dan kemungkinan kedepannya, data-vocabulary tidak lagi digunakan.
Web Security
merupakan suatu pengamanan
aplikasi web. Ada tiga prinsip utama yang tidak lepas dari keamanan di era
digital ini yaitu Confidentiality, integrity, dan Availability (CIA).
Confidentiality: yaitu
informasi yang berada didalam website hanya dapat dibaca atau diakses oleh
orang- orang hanya yang diberikan aksesnya.
Integrity : yaitu setiap data
yang ada didalam server hanya dapat diubah oleh orang yang berwenang saja.
Availability: yaitu dimana
website harus dapat diakses oleh user yang ingin menggunakannya dan user yang dapat mengakses itu hanya yang telah dicover oleh prinsip confidentiality.
PENGELOLAAN WEB
Walaupun riset tentang internet
diawali dari proyek ARPANET dan berkembang dari kolaborasi penelitian institusi
militer dan pendidikan, namun infrastruktur dan teknologi internet saat ini
bisa dikatakan bukan milik suatu institusi atau perorangan ataupun negara.
Sekarang internet merupakan sebuah enterprise kolaboratif dan kolektif yang
terbuka. Ada sejumlah organisasi atau lembaga yang memiliki pengaruh terhadap
perkembangan internet serta menjadi guide atas perkembangan internet dan web,
diantaranya adalah :
World Wide Web Consortium (W3C)
Awalnya dibentuk dari
Laboratorium Ilmu Komputer MIT oleh Tim Berners-Lee dan Al-Vezza. W3C saat ini
bertangggungjawab terhadap perkembangan dari berbagai protokol dan standar yang
terkait dengan Web. Seperti misalnya standarisasi HTML, XML, XHTML dan CSS diatur
oleh W3C. Saat ini W3C masih dipimpin oleh Berners-Lee. Website W3C dapat
diakses pada URL: http://www.w3c.org
Internet Engineering Task Force
(IETF)
Merupakan badan yang
bertanggungjawab terhadap masalah teknis dari perkembangan teknologi internet.
IETF bertugas mengkaji berbagai teknologi terkait untuk kemudian distandarkan
menjadi sebuah request for comment (RFC). IETF fokus pada evolusi dari internet
dan menjamin proses tersebut berjalan dengan smooth.
Internet Architecture Board (IAB)
IAB bertanggung jawab dalam
mendefiniskan backbone internet.
Internet Society (ISOC)
Dibentuk dari berbagai
organisasi, pemerintahan, non-profit, komunitas, akademisi maupun para
professional. Kelompok ini bertanggungjawab dalam membuat kebijakan tentang
internet, dan memantau lembaga lain seperti IETF.
APJII dan PANDI
Dua nama tersebut merupakan
institusi yang mengatur pengelolaan internet untuk wilayah Indonesia. Meraka
adalah APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) dan PANDI
(Pengelola Nama Domain Internet Indonesia).
Pemerintahan (Aspek Hukum)
Bila kita cermati, terdapat 2 (dua) hal pada saat kita
membahas hukum atau aturan di bidang internet yakni infrastruktur dan konten
(materi). Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan di bidang infrastruktur,
yakni peraturan hukum tentang telekomunikasi dan penyiaran serta ketentuan
tentang frekuensi radio dan orbit satelit.
Sementara itu pada bagian konten (materi), pemerintah telah
mengeluarkan banyak peraturan yang berhubungan dengan pemanfaatan internet
sebagai media informasi antaralain tentang perlindungan konsumen, perbankan,
asuransi, hak kekayaan intelektuan, pokok pers, ketentuan pidana perdata (kata
kuncinya adalah “informasi”).
Meski berbeda, internet ternyata “tunduk” pada ketentuan
hukum yang sudah ada (di dunia nyata). Tidak satu ruanganpun di internet yang
bebas dari aturan hukum. Kita ambil contoh setelah terjadinya ledakan bom di JW
Marriott dan Ritz Carlton Jakarta. Sejauh ini, pada awalnya aturan hukum yang
mengatur hal tersebut sudah dinyatakan di dalam UU No. 36 Tahun 1999 tentang
Telekomunikasi, khususnya Pasal 21 yang menyebutkan, bahwa penyelenggara
telekomunikasi dilarang melakukan kegiatan usaha penyelenggaraan telekomunikasi
yang bertentangan dengan kepentingan umum, kesusilaan, keamanan dan ketertiban
umum. Dalam penjelasannya yang tertera pada UU Telekomunikasi tersebut
disebutkan, bahwa penghentian kegiatan usaha penyelenggaraan telekomunikasi
dapat dilakukan oleh pemerintah setelah diperoleh informasi yang patut diduga
dengan kuat dan diyakini bahwa penyelenggaraan telekomunikasi tersebut
melanggar kepentingan umum, kesusilaan, keamanan , atau ketertiban umum.
Prosedur yang ditempuh oleh pemerintah dalam pengiriman
surat adalah sudah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang
berlaku, yaitu selain sebelumnya sudah mengadakan konsultasi dengfan para stake
holder, juga sudah mendasarkan pada berbagai pertimbangan dan tetap selektif
serta tidak ada maksud pemerintah untuk sembarangan melakukan pembatasan untuk
memperoleh akses informasi melalui jasa internet tanpa alasan dan dasar hukum
yang jelas, karena terbukti media internet banyak menunjukkan manfaat yang
konstruktif terkecuali penayangan film Fitna melalui media internet tersebut
dan juga penayangan informasi-informasi lain yang substansinya patut diduga
kuat dan diyakini bertentangan dengan kepentingan umum, keamanan, kesusilaan
dan ketertiban umum .
Prinsip Dasar Keamanan Web
Pengamanan, merupakan sebuah kata yang mutlak ketika kita
mencoba membangun sebuah website. website akan menjadi percuma ketika dibuat
sangat "molek", namun tidak serta merta memberikan keamanan bagi
admin dan penggunanya. Dalam pengamanan dikenal dengan beberapa tingkat dan
tipe. Tingkat dan tipe yang diperlukan untuk aplikasi kita akan berbeda-beda
bergantung bagaimana aplikasi itu bekerja, tipe dan nilai data yang disimpan,
jumlah resiko yang biasa dihadapi, usaha, serta biaya yang dipakai untuk
menghasilkan aplikasi yang aman. Misalnya, pengamanan yang dibutuhkan untuk web
perorangan akan sangat berbeda dibanding untuk situs perusahaan atau situs
e-commerce.
Tentu saja, situs yang berbau komersil akan lebih ketat
pengamanannya dibanding situs personal biasa.
A. Faktor-Faktor Timbulnya Serangan
1. Scripting
Kesalahan dalam scripting pembuatan web adalah hal terbanyak yang dimanfaatkan
oleh para attacker, sehingga rata-rata web yang berhasil diserang melalui
lubang ini. Kelemahan-kelemahan scripting yang ditemukan pada proses
vulnerabilities scanning misalnya, XSS, SQL Injection, PHP Injection, HTML
Injection, dan lain sebagainya. Begitu pula pada CMS semisal Mambo, Joomla,
WordPress, dan lainnya. CMS tersebut memiliki banyak komponen pendukung di
internet yang bisa kita download, install dan konfigurasi. Sehingga sangat
memungkinkan sekali terdapat bug pada scriptingnya. Langkah terbaik tentunya
melakukan pembedahan (oprek) terhadap script serta melakukan pengujian sebelum
komponen tersebut kita gunakan pada web yang sebenarnya. Pengujian bisa
dilakukan melalui localhost pada komputer dengan menginstall PHP, apache, dan
mySQL, atau menginstall software semisal WAMP ataupun XAMPP yang merupakan
paket all in one. Untuk mengatasi hal tersebut sebaiknya kita harus mulai
belajar dan memahami scripting-scripting secara bertahap, baik HTML, PHP,
javascript, dan sebagainya. CMS tersebut sebenarnya cukup aman, namun komponen
tambahan yang tidak dibuat dengan baik, tentu saja bisa menimbulkan masalah
besar bagi sistem secara keseluruhan.
2. Lubang pada Situs Tetangga.
Ini merupakan salah satu faktor yang jarang mendapat perhatian. Sebagian
webmaster kadang tidak begitu peduli ketika web lain yang satu hosting
dihacked. Mereka berpikiran, Ah, toh bukan web saya yang kena. Padahal justru
di sinilah letak kesalahannya.
Logikanya, misal web kita ditempatkan pada perusahaan hosting A. itu artinya
web kita bertetangga dengan web milik orang lain yang berada dalam 1 hosting.
Jika web tetangga tersebut memiliki celah fatal, sehingga attacker bisa menanam
program yang dijadikan backdoor. Dengan backdoor inilah attacker bisa masuk ke
dalam web kita bahkan web lainnya. Bukan itu saja, tidak mustahil attacker
melakukkan defacing massal, termasuk web kita tentunya.
3. Hosting yang Bermasalah
Pada beberapa kasus justru tempat hosting yang bermasalah menjadi sebab
dihackednya banyak situs yang berada di bawah pengelolaannya. Pernah terjadi
situs milik sebuah perusahaan dideface. Kemudian setelah diperbaiki, dideface
lagi. Kemudian lapor ke admin perusahaan hosting, justru balik menyalahkan
pemilik situs dengan alasan yang nggak masuk akal. Kenyataannya, justru web
hosting itu yang nggak pernah di administrasi dengan baik, jarang diupdate, dan
jarang dipatch, sehingga mudah terkena serangan. Dengan model pengelolaan yang
seperti ini jangan berharap web kita akan aman. Karena itu, pastikan tempat
hosting yang digunakan benar-benar memperhatikan tingkat keamanan bagi
pelanggannya.
4. CONTOH PERMASALAHAN
Hacking atau cracking
Tindakan pembobolan data rahasia suatu institusi, membeli
barang lewat internet dengan menggunakan nomor kartu kredit orang lain tanpa
izin (carding) merupakan contoh-contoh dari tindakan hacking. Orang yang
melakukan hacking disebut hacker. Begitu pula dengan membuka kode program
tertentu atau membuat suatu proses agar beberapa tahap yang harus dilakukan
menjadi terlewatkan (contoh: cracking serial number) apabila dilakukan tanpa
izin juga merupakan tindakan yang menyalahi hukum.
Pembajakan
Mengutip atau menduplikasi suatu produk, misalkan program
komputer, kemudian menggunakan dan menyebarkan tanpa izin atau lisensi dari
pemegang hak cipta merupakan dalam posisi lemah akan dikenai sanksi dan
konsekuensi sesuai hukum yang berlaku.
Browsing situs-situs yang tidak sesuai dengan moral dan
etika kita
Membuka situs dewasa bagi orang yang belum layak merupakan
tindakan yang tidak sesuai dengan norma dan etika. Teknologi internet yang
dapat memberikan informasi tanpa batas akan mengakibatkan tindakan yang
beragam, mulai dari tindakan-tindakan positif sampai negatif. Orang yang tahu
akan manfaat internet dan memanfaatkan secara positif akan mendapatkan hasil
yang positif pula, dan begitu juga sebaliknya.
WEB CONTENT
Media
Dalam produksi media dan penerbitan, konten informasi dan
pengalama dapat memberikan nilai bagi end-user/audience dalam konteks tertentu.
Konten dapat disampaikan melalui media apapun seperti internet, televisi, dan
CD audio, serta acara live seperti konferensi dan pertunjukan panggung. Konten
(media) digunakan untuk mengidentifikasi dan menilai berbagai format dan genre
informasi yang dikelola sebagai nilai tambah, dan media komponen berguna untuk
target audiens.
Standard
Standar Web merupakan suatu keharusan, standar
non-proprietary dan spesifikasi teknis lainnya yang mendefinisikan dan
menggambarkan aspek dari World Wide Web. Dalam beberapa tahun terakhir, istilah
ini telah lebih sering dikaitkan dengan kecenderungan untuk membangun situs
web, dan filosofi desain web dan pengembangan yang meliputi metode-metode.
Standar web, dalam arti yang lebih luas, terdiri dari:
Recommendations published by the World Wide Web
Consortium (W3C)
Internet standard (STD) documents published by
the Internet Engineering Task Force (IETF)
Name and number registries maintained by the Internet
Assigned Numbers Authority (IANA)
Bahasa dalam web
Dalam web kita juga membutuhkan bahasa pemrograman,kita
gunakan bahasa pemrograman untuk membuat web,enatah yang gratis atau web
berbayar,biasannya dalam we kita menggunakan bahasa seperti HTML, joomla, java,
bahasa C, C++, PHP, dll,tapi dari beberapa bahasa itu biasannya kita
menggunakan HTML atau PHP yang memiliki banyak kelebihan.
Keberagaman Budaya
Dengan semakin pesatnnya teknologisemakin pula kebudayaan
terlupakan,orang semakin asik dengan hal-hal baru yang berbeda dari kebudayaan
yang dimilikinnya,namun tanpa sadar sebetulnnya kita juga bisa membesarkan atau
membuat budaya kita terus dilestarikan dengan menggunakan bantuan teknologi,dan
memang jelas teknologi juga daoat membantu kita mengenal banyak budaya baru.
Model Generatif
Secara tradisional, objek 3D dan dunia virtual ditentukan
oleh daftar geometris yang terdahulu : kubus dan bola di bentukan CSG, NURBS
patch, satu set fungsi implisit, segitiga, atau hanya dengan sebuah titik.
Istilah ‘generatif model’ menjelaskan perubahan paradigma
dalam deskripsi bentuk, generalisasi dari objek yang dioperasikan : sebuah
bentuk digambarkan oleh urutan langkah-langkah pengolahan, bukan hanya hasil
akhir dari penerapan operasi
Rhetorical Web
Rhetorical Web adalah fitur yang signifikan dari WWW ,
bahwa hiperlink bisa mengoperasikan secara semantik dan navigational . Di sisi
lain , tautan (link) menyarankan asosiasi yang berarti antara halaman web dan
isi dari halaman web , dan bisa memfasilitasi ciptaan tropis (tropic
creation) yang berguna .
Web Annotations
Tagging
Tagging adalah sebuah susunan web,agar web itu terorganisir
sesuai dengan kategorinnya tidak berantakan.
Metadata
Metadata adalah informasi terstruktur yang mendeskripsikan,
menjelaskan, menemukan, atau setidaknya membuat menjadikan suatu informasi
mudah untuk ditemukan kembali, digunakan, atau dikelola.
Rich
Snippet
Rich snippet adalah tampilan hasil pencarian yang di-markup
sehingga terlihat lebih menarik. Rich snippet sama sekali tidak mempengaruhi
peringkat, hanya membantu pengguna Google untuk memilih sebuah hasil dengan
informasi yang anda berikan. Rich snippet ini membuat hasil pencarian untuk
blog anda tampak berbeda sehingga bisa menaikkan tingkat klik yang anda
peroleh.